Selasa, 21 April 2015

TUGAS 2 Etika dan Profesionalisme TSI

1. Jelaskan apa yang menjadi alasan penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi sehingga ada orang atau pihak lain menjadi terganggu!

- Ketika ada seseorang yang dengan sengaja mengumpulkan data misal seluruh data pribadi konsumen suatu produk maka fasilitas teknologi sistem informasi bisa disalahgunakan untuk dapat dikumpulkan dengan cara diretas.
- Kepentingan kelompok juga dapat menjadi alasan penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi seperti memanipulasi hasil pemilu. Maka untuk itu banyak cara dilakukan termasuk penyalahgunaan fasilitas teknologi.
- Kurangnya pengawasan dari orang tua dalam mendampingi anak-anaknya menggunakan layanan telematika.
- Penyortiran konten-konten yang tidak seharusnya dipublikasi, seperti konten seks dan kekerasan yang masih belum berjalan secara keseluruhan.



2. Bagaimana cara menanggulangi gangguan-gangguan yang muncul karena penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi? Jelaskan!

- Pembatasan konten-konten sebagai peran pemerintah yang diperbolehkan beredar di kalangan masyarakat melalui fasilitas telematika. 
Hal ini merupakan bagian dari pemerintah dimana dengan adanya kebijakan pembatasan konten dewasa maupun konten yang bersifat SARA supaya setiap konten yang diakses oleh masyarakat adalah konten yang positif dan bermanfaat.
- Diberikan penyuluhan sedini mungkin tentang penggunaan telematika secara bijak untuk menghindari dari hal-hal yang menyalahi aturan.
Dilakukannya pengawasam dari orang tua dalam mendampingi anak-anaknya dalam menggunakan layanan teknologi sistem informasi
- Merekrut orang yang ahli dan berpengalaman dalam menangani kasus penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi.
- Mencari celah keamanan yang berhasil ditembus lalu menanganinya sendiri dan juga dengan cara melaporkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib sesuai dengan UU yang berlaku.


3. Sebutkan salah satu kasus yang terjadi berkaitan dengan penyalahgunaan fasilitas teknologi sistem informasi, beri tanggapan akan hal tersebut!
Dunia perbankan melalui Internet (e-banking) Indonesia dikejutkan oleh ulah seseorang bernama Steven Haryanto, seorang hacker dan jurnalis pada majalah Master Web. Lelaki asal Bandung ini dengan sengaja membuat situs asli tapi palsu layanan internet banking Bank Central Asia, (BCA). Steven membeli domain- domain dengan nama mirip http://www.klikbca.com (situs asli Internet banking BCA), yaitu domain http://www.klik-bca.com, kilkbca.com, clikbca.com, klickca.com, dan klikbac.com.
Isi situs-situs plesetan ini nyaris sama. Jika nasabah BCA salah mengetik situs BCA asli maka nasabah tersebut masuk perangkap situs plesetan yang dibuat oleh Steven sehingga identitas pengguna (user id) dan nomor identitas personal (PIN) dapat diketahuinya. Diperkirakan, 130 nasabah BCA tercuri datanya. Menurut pengakuan Steven pada situs bagi para webmaster di Indonesia, (http://www.webmaster.or.id) membuat situs plesetan tersebut bertujuan agar publik berhati- hati dan tidak ceroboh saat melakukan pengetikan alamat situs (typo site), bukan untuk mengeruk keuntungan.


Sumber :
https://niasbarat.wordpress.com/2008/04/08/bahaya-penyalahgunaan-media-internet-dan-upaya-penanganannya/
http://kelinciabuabu.blogspot.com/2015/04/tugas-2-etika-dan-profesionalisme-tsi.html
https://latansablog.wordpress.com/

Kamis, 26 Maret 2015

Tugas 1 Etika & Profesionalisme TSI

1. Etika secara umum dan contoh penerapan etika dalam teknologi sistem informasi!

Secara umum kata etika berasal dari bahasa Yunani, yakni “Ethos”, bahasa Arab yakni “Akhlaq”, yang berarti watak, perilaku, adat kebiasaan dalam bertingkah laku. Dalam arti yang lebih khusus, etika adalah tingkah laku filosofi. Etika (ethics) adalah sekumpulan kepercayaan, standar, atau teladan yang mengarahkan, yang merasuk ke dalam seseorang atau masyarakat. Etika lebih berkaitan dengan sumber/pendorong yang menyebabkan terjadinya tingkah laku/perbuatan ketimbang dengan tingkah laku itu sendiri. Dengan begitu, etika dapat merujuk pada perihal yang paling abstrak sampai yang paling konkret dari4 serangkaian proses terciptanya tingkah laku manusia.
Sebagai contoh, maraknya pornografi di dunia maya. Sebagai salah satu mediapenyedia informasi yang paling atraktif, internet kerap kali dijadikan media untuk mendistribusikan konten-konten pornografi. Tidak hanya melalui situs-situs tertentu, tapi juga dapat dilakukan melalui forum. Pengaksesan situs-situs ini oleh mereka yang belum cukup umur dan tidak mengerti, dapat menyebabkan degradasi moral. Hal ini merupakan salah satu contoh pentingnya etika dalam teknologi informasi. Etika merupakan pegangan bagi seseorang untuk bertindak dan memahami baik buruk perbuatannya. Sekarang, banyak orang yang tidak mengindahkan etika, terbukti dari kasus di atas. Mereka yang menyediakan, berbagi, atau memberikan konten-konten pornigrafi ini tidak memiliki etika dalam melakukan aktivitasnya.

2. Tujuan dari penerapan etika dalam teknologi sistem informasi!
Tujuan Etika dalam teknologi Informasi, etika menjadi dasar pijakan pengembangan, pemapanan dan penyusunan instrument. Tujuannya adalah jelas bahwa etika ditujukan sebagai dasar pijakan atau patokan yang harus ditaati dalam teknologi informasi untuk melakukan proses pengembangan, pemapanan dan juga untuk menyusun instrument.
Sasaran, etika digunakan dalam teknologi informasi ditujukan agar :
·         Mampu memetakan permasalahan yang timbul akibat penggunaan teknologi informasi itu sendiri.
·         Mampu menginventarisasikan dan mengidentifikasikan etikan dalam teknologi informasi.
·         Mampu menemukan masalah dalam penerapan etika teknologi informasi.

3. Etika yang harus diperhatikan bagi pembuat, pengembang dan pengguna teknologi sistem informasi!
·         Etika untuk pembuat teknologi informasi 
Pembuat adalah orang yang menciptakan teknologi informasi, biasanya adalah lembaga besar dengan para ahli-ahli teknologi di beberapa bidang namun tidak menutup kemungkinan dilakukan secara individu, dalam membuat teknologi informasi tentu harus memperhatikan etika IT yaitu tidak menjiplak atau mengambil ide/ info dari orang lain secara ilegal, salah satu contohnya adalah kasus dimana applemengugat samsung dikarenakan bentuk produk yang dimuliki samsung memiliki bentuk yang menyerupai produk apple, dan setelah dilakukan persidangan akhirnya dimenangkan oleh pihak dari apple. 
·         Etika untuk pengelola teknologi informasi 
Pengelola adalah orang yang mengelola teknologi informasi, misalnya adalah provider telekomunikasi, etika bagi pengelola adalah merahasiakan data pribadi yang dimiliki oleh client mereka, selain itu juga tidak melakukan pelanggaran perundang-undangan ITE
·         Etika untuk pengguna teknologi informasi 
Pengguna adalah orang yang menggunakan teknologi informasi untuk membantu menyelesaikan masalah dan mempermudah pekerjaan mereka, etika bagi pengguna adalah tidak melakukan atau menggunakan apliksi bajakan yang dapat merugikan pembuat, menghormati hak cipta yang milik orang lain, tidak merusak teknologi informasi , contohnya adalah bila mengutip tulisan dari blog atau halaman lain yang dimasukan kedalam blog pribadi,maka diharuskan untuk menulis atau mencantumkan backlink sebagai bentuk pertangungjawaban atas kutipan yang telah dilakukan.

Sumber:

Rabu, 28 Januari 2015

Tugas 3 Pengantar Telematika


1. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan  
    fasilitas layanan telematika !
2. Jelaskan menurut pendapat masing-masing bagaimana caranya mengurangi penyalahgunaan 
    fasilitas layanan telematika !
3. Apa dampak yang terjadi dari penyalahgunaan fasilitas layanan telematika, jelaskan !

JAWABAN
1.  Layanan telematika, berdampak positif dan negatif, karena semakin mudahnya layanan akses   
     telematika tersebut, banyak yang memanfaatkan celah keamanan di layanan tersebut untuk 
     keperluan pribadi atau kelompok. Menurut saya, faktor - faktor yang menyebabkan 
     penyalahgunaan layanan telematika adalah :
     
    a. SDM, Sumber Daya Manusia yang memungkin untuk mengekploitas layanan telematika tersebut         untuk kepentingan pribadi atau kelompok.
        Hal ini dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, pergaulan, konten yang diakses, keperluan hidup            dll. beberapa orang menganggap kegiatan seperti ini menjadi suatu kepuasan tersendiri bila                  berhasil melakukan hal tersebut.
   b. Peranan Orang Tua, Orang tua disini berlaku untuk pengguna dibawah umur atau remaja yang           masih dalam pengawasan orang tua dalam mengakses konten digital dari layanan telematika. Bila       peranan orang tua kurang maka penyalahgunaan layanan telematika dari user tersebut sangat               terbuka.
  c. Faktor Kepentingan Pribadi / Kelompok. dapat dilihat dari kasus penyerangan Server SONY yang      di retas oleh Oknum Hacker yang mengatasnamakan GOP dan mengambil berbagai file internal di      dalam Server Sony tersebut dan mempublikasikannya.

2.  Cara Mengurangi penyalahgunaan fasilitas layanan Telematika,
   a. Pembatasan Konten yang dapat di akses oleh pengguna
   b. Peningkatan Pengawasan Konten Layanan Telematika
   c. Peningkatan Security Konten Layanan
   d. Pendidikan Konten Layanan Telematika

3. Dampak dari penyalahgunaan fasilitas telematika
  a. Layanan telematika menjadi lebih lambat
  b. Kerusakan infrastruktur dari penyedia layanan
  c. Kerusakan data yang bersifat Private
  d. Kerahasiaan pengguna terganggu